Ratannews.com ,PEMALANG – Harapan besar terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Pemalang tampaknya akan segera terwujud. Sebuah inisiatif monumental tengah digagas melalui pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program nasional yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Program ini merupakan implementasi nyata dari semangat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa secara menyeluruh, sebagaimana tercantum dalam pembukaan dan Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945.
Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap rakyat kecil yang selama ini tidak memiliki akses pendidikan yang layak, baik karena faktor ekonomi, geografis, maupun sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kelompok Pelayanan Sosial (KPS) Sedulur Ratan, Bambang Sutanto, dalam wawancaranya bersama RatanNews. Ia menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah menyediakan lahan seluas 5,5 hektare dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam proses pembangunan fisik sekolah tersebut.
“Anak-anak dari keluarga miskin yang selama ini tidak memiliki akses sekolah akan tertampung di Sekolah Rakyat ini. Di sini, mereka tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga tinggal di asrama, diberi makan, dan mendapatkan pembinaan agama,” ungkap Bambang. Ia menambahkan, metode pendidikan yang digunakan akan berkonsep boarding school—yakni sekolah berasrama yang menyatukan kegiatan belajar, tinggal, dan pembentukan karakter dalam satu lingkungan pendidikan terpadu.
Program ini merupakan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, yang melibatkan Kementerian Sosial serta pemerintah daerah. Direncanakan, pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Pemalang dimulai pada tahun 2025, dan tahun ajaran pertama akan dibuka pada 2026.
“Ini bentuk nyata kehadiran negara yang berpihak kepada rakyat. Kita patut bangga memiliki Presiden seperti Prabowo Subianto yang memiliki visi besar untuk kesejahteraan rakyat. Seluruh komponen masyarakat, khususnya di Pemalang, harus turut mendukung,” ujar Bambang penuh semangat.
Lebih dari sekadar tempat belajar, Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan sosial. Melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas, anak-anak dari keluarga tidak mampu diberi kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan dan menatap masa depan yang lebih baik dengan bekal wawasan, keterampilan, dan karakter unggul.
Program Sekolah Rakyat ini bukan hanya soal bangunan fisik, melainkan simbol komitmen negara untuk benar-benar mencerdaskan bangsa dan mewujudkan keadilan sosial melalui pendidikan.
( Asep )


















